Kamis, 13 Oktober 2016
Kisah Pencuri Jasad Nabi Muhammad saw
Minggu, 27 Desember 2015
Film inspiratif
Sore ini, iseng buka-buka youtube. Ga sengaja liat film inspiratif dari Daqu movie, isinya tentang hari ibu. Ada 4 lelaki sebut saja ikhwan, yang sedang membicarakan tentang hari ibu dan rencana masing2 untuk merayakannya. Namun ada 1 ikhwan yg diam saja tanpa yg lain sadari. Ternyata, ibu dari ikhwan tersebut sudah meninggal.
Sedih sekali melihatnya, baru kemarin malam menatap mama nganterin aq berangkat ke jakarta di terminal bis. Bercanda melihat tawanya. Tapi melihat film ini, rasanya aq ingin kembali berlari pulang untuk mencium dan memeluknya. Bidadari sekaligus malaikatku di dunia. Mama.
Di film ini dikatakan, cinta mama yg tak tertandingi. Ya benar, cinta mama tak tertandingi, senakal apapun kita.
Aku jadi malu ketika ingat bahwa aku menangisi orang lain dengan alasan cinta, yang bahkan cintanya ga sebanding dengan cinta mama. Aku jadi malu ketika aku berniat bantuin mama tapi ujungnya ngrepotin mama lagi ..
Kembali aku menangis, mengingat uban mama terus bertambah dan aku belum benar-benar bisa membantunya, meringankan bebannya. Semoga, semoga Alloh memberikan kesempatan untukku membahagiakan mama, bergantian membiarkan mama menyerahkan bebannya padaku ..
Tulisan ini semiga menjadi pengingatku, agar aku tak lagi egois menangisi cinta semu, di saat ada lautan cinta yang tak tertandingi terus mengalirkan cintanya untukku ..
Recomended banget nonton ini, ini url youtubenya https://youtu.be/5WkqwQ4YbXY , jangan bilang, wah paling ujungnya ntar nangis lagi. Lalu, apakah salah jika kita menangis untuk limpahan cinta yang tiada terkira ? Salahkah jika air mata kita kita tujukan kepada bidadari yang membuat kita seperti sekarang ini ?
Renungan sore
Jakarta, 27 desember 2015
17.43 WIB
Senin, 13 April 2015
PETUAH
bertemu dengan siapapun,
berteman dengan siapapun,
bersahabat dengan siapapun, bekerja dengan siapapun,
pun, menikah dengan siapapun ..
akan selalu ada kekurangan atau kelebihan yang tidak se"iya" dengan diri kita,
satu yang kita butuhkan, menerima ..
jika kau memilih orang yang akan kamu percayai untuk menjadi seseorang yang kamu percaya untuk ada disampingmu, pilihlah orang yang mau menerimamu ,bagaimanapun kamu..
whatever be you ..
you're the best who has been created by THE CREATOR ..
be proud, be thankfully ..
Sabtu, 04 April 2015
UNTUNGNYA AKU, WANITA
Selasa, 10 Februari 2015
MENJEMPUT HIDAYAH
Minggu, 18 Januari 2015
Selasa, 14 Oktober 2014
belajar bersyukur
Ada yang berbeda pagi hari ini, tak seperti hari sebelumnya, aku berangkat menyusuri kota pukul 04.30 WIB. Masih gelap. Dan terlalu pagi mungkin ..
Berbeda seperti sebelumnya, aku tak begitu menikmati perjalanan ini. Biasanya aku hanya akan memandangi luar jendela. Melihat aneka warna jalanan yang disuguhkan. Atau sekedar menikmati semak belukar tak terawat disepanjang jalan. Namun pagi ini keadaan masih gelap. Ah memang ada lampu-lampu yang menerangi, tapi tak ada ativitas yang lain. Mungkin saja semak belukar disana sedang mandi embun suci sekarang ini. Atau mungkin penjaga warung itu masih mendengkur menikmati dingin pagi ini. Entahlah . semua serba mungkin. Tapi yang pasti, ada nilai yang harusnya dapat kita pelajari.
Apa itu ?
Syukur.
Kenapa ?
Karena dalam gelap dan pagi ini, aku menyadari, bahwa hari kemarin, perjalanan kemarin, lelahnya kemarin. Semuanya. Indah dan menakjubkan. Masih mampu melihat dan menikmati pemandangan tanpa terhalang kabut.
Mudah sekali bhikan belajar bersyukur. Hanya memang, menyadarinya yang kadang kala telat. Ketika sesuatu itu sudah tidak ada, baru kita merasa itu berharga. Tapi, jangan terus tidak bersyukur. Simpan saja rasa sesal itu, simpan untuk esok hari. Simpan sampai besok kamu menyadari, perginya sesuatu yag kamu sesali itu juga patut kamu syukuri ..
Selamat pagi kabut pagi, terima kasih menemaniku menulis pagi ini
05.17
Bogor, 14 oktober 2014
Senin, 13 Oktober 2014
Belajar Bersyukur
Suatu malam, entah kenapa aku tidak merasa mengantuk seperti biasanya..
Ingin kupaksa tidur, tapi sekelebatan bayangan muncul, dan kuputuskan untuk menyibukkan diri tuk menghilangkan bayangan itu. Tak ingin aku tidur dalam kegalauan. Lantas aku membuka laptop dan melihat film.. ya lumayan, sedikit terhibur ..
Tapi sampai dini hari, ngantuk tak kunjung datang, hati rasanya sepi ..
Akhirnya, ku kirimkan sebuah pesan singkat kepada beberapa kontak yang ada di handphoneku ..
Menurutku itu adalah kata-kata bijak, begini bunyi pesannya “malam adalah tempat terbaik untuk mengetahui bahwa setitik cahaya itu sangat berharga”. Beberapa pesan menyahut sekenanya dan tidak ku balas lagi, beberapa menit kemudian ada sahutan yang berbeda, “cahaya yang seperti apa?”. Ah iya ya, aku juga baru kepikiran. Tapi kemudian aku membalasnya, ku jawab dengan hatiku “anything.. it can help you see..” ya cahaya apapun yang membantu matamu untuk melihat. ah, aku terkesan dengan jawabanku itu. Muncul darimana kata-kata itu ya? Subhanalloh sekali, bagaimana Alloh bisa menciptakan otak manusia serumit ini. Akalku bahkan tak mampu menjangkau akalku sendiri.
Ya, ketika malam atau gelap datang kebutuhan pokok kita adalah cahaya. Memang tanpa cahaya mata kita akan menyesuaikan dengan penglihatannya. Tapi itu tidak seberapa. Kita manusia tidak dirancang khusus untuk hidup dalam gelap. Berbeda dengan burung hantu yang penglihatannya sangat tajam dalam kegelapan. Mungkin.
Kala siang datang menjelang, kadang kala bahkan kita meneduhi mata karna silaunya cahaya yang ada. Lampu sorot juga mungkin takkan terlihat ketika siang. Tapi bagaimana dengan malam ? mata kucing yang bercahaya juga akan terlihat bukan ? ah memang benar kata Alloh, meskipun semua ranting sebagai pena dan lautan sebagai tintanya maka tak akan ada habisnya menuliskan semua yang sudah Alloh berikan kepada kita. Ini juga lhoo .. bingung nulisnya gimana, betapa banyak yang harus kita syukuri.
Hari dibagi menjadi 2, siang dan malam. Kenapa? Karena itu adalah pelajaran syukur yang paling dasar. Kenapa? (lagi). Karena ketika malam, kita belajar bagaimana berartinya setitik cahaya yang ada. Sama ketika diaplikasikan dalam kehidupan kita, mungkin suatu saat kehidupan kita terasa kurang, namun Alloh tidak jemu memindahkan keadaan kita. Sedih senang. Semuanya seimbang. Kenapa? (lagi-lagi hehe). Karena ketika senang, harusnya kita bersyukur Alloh ngasih banyak hal, tapi ketika sedih, jangan juga jadi putus asa, kenapa ? karena sedih dan senang itu seperti dua mata koin yang tidak terpisahkan dan saling melengkapi. Kenapa ada senang? Ya karena sedih. Sesederhana itu, mungkin hanya hati dan perasaan yang kadang kala tidak bisa segera kita sederhanakan.
Kata-kata bijak mengatakan bahwa, kalau sedih dan senang itu datangnya sepaket (yaiyalah, secara kan kaya dua sisi mata uang, ga bisa dateng sebelah doang). Makanya kalau lagi sedih, jangan sedih dulu. Dan kalau lagi senang jangan senang dulu.
Intinya sederhana. Apapun itu syukuri. Kunci kenyamanan kehidupan kita sebenarnya ada tolak ukurnya. Apa ? ya syukur itu ..
Mari belajar
Bogor, 12 oktober 2014
01.15


